Program Inkubasi Pertanian Wakaf Produktif

Senin(1/10) Ibu Sumitri Dariyah petani di Dusun Jetis, Kab Sleman, DIY sedang melakukan penanaman Bibit Porang dari kultur jaringan.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka Program Inkubasi Pertanian Wakaf Produktif,yang bertujuan untuk pemulihan ekonomi desa agar lebih mandiri.Tidak kurang dari 1.500 bibit porang yang di tanam di lahan persawahan di Dusun Jetis, Desa Argomulyo, Kec.Cangkringan,Kab Sleman, DIY.

Sebagai bentuk dukungan untuk program pemerintah dalam Persiapan pangan setelah Pandemik.Tanaman Porang yang bisa dimanfaatkan dalam industri pangan, porang bisa diolah menjadi tepung, shirataki, konyaku, dan gelling agent. Dalam industri industri obat-obatan porang berkhasiat untuk menurunkan kolesterol dan gula darah, mencegah kanker, serta menurunkan obesitas dan mengatasi sembelit. Sementara, dalam industri lainnya, porang menjadi bahan baku lem, pelapis anti air, cat, negative film, pita seluloid, dan kosmetika mewah.

Budidaya tanaman porang yang belakangan ini semakin diminati, serta harga porang iris kering yang terus melonjak dari tahun ke tahun diharapkan dapat juga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan para petani dan warga sekitar.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.